17 Juta Data Instagram Hasil Scraping Diduga Bocor di Forum Hacker
Seorang threat actor dengan nama “kkkreoifezrg” membagikan dugaan kebocoran database berisi sekitar 17 juta data Instagram hasil scraping di sebuah forum hacker pada 12 Mei 2026.
Menurut postingan tersebut, dataset diduga diperoleh melalui penyalahgunaan API Instagram dan berisi berbagai informasi akun publik yang telah dikumpulkan secara massal.

Informasi yang Diduga Bocor
Dataset tersebut dilaporkan berisi:
- Username Instagram
- Nama tampilan akun
- ID akun Instagram
- Alamat email
- Nomor telepon
- Informasi lokasi/geolocation
- Deskripsi toko atau bisnis
Threat actor mengklaim sekitar 6,2 juta data memiliki alamat email terkait, sementara sebagian lainnya juga menyertakan nomor telepon pengguna.
Bukti Postingan di Terminal
root@breach:~# cat leak_sample.txt
{"u":"pookkiemikipipo","e":"p***[email protected]","t":"+66********","id":"23257843","a":"Bangkok, Thailand"}
{"u":"jastipbysnow","e":"j************[email protected]","t":"+62***********","id":"9791746019"}
{"u":"skylarr.martin","e":"m********@yahoo.com","id":"189902746"}
[INFO] Total records : 17,000,000+
[INFO] Emails found : 6,200,000+
[INFO] Source : Alleged Instagram API Scraping
Analisis Ancaman
Walaupun sebagian besar data tampaknya berasal dari informasi publik Instagram, pengumpulan jutaan profil ke dalam satu database terstruktur tetap menimbulkan risiko keamanan dan privasi yang signifikan.
Potensi penyalahgunaan meliputi:
- Phishing
- Credential stuffing
- Social engineering
- Spam massal
- Profiling pengguna
- Penyalahgunaan data lokasi
Kasus scraping berskala besar seperti ini menjadi ancaman serius karena data dapat diperjualbelikan dan disebarkan kembali di berbagai forum underground.
Attribution
- Threat Actor:
kkkreoifezrg - Tanggal Diposting:
12 Mei 2026 - Sumber: Forum hacking/breach underground
Rekomendasi
Pengguna disarankan untuk:
- Menghapus informasi pribadi yang tidak perlu dari profil publik.
- Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
- Menghindari penggunaan password yang sama di banyak layanan.
- Waspada terhadap email dan pesan phishing.
- Memantau aktivitas login mencurigakan pada akun.
Disclaimer
Artikel ini dibuat hanya untuk tujuan edukasi, awareness, dan pelaporan keamanan siber. Website ini tidak menyimpan, membagikan, ataupun menyediakan file database bocor maupun tautan unduhan apa pun.