Data Breach ▲ TINGGI

17 Juta Data Instagram Hasil Scraping Diduga Bocor di Forum Hacker

14 Mei 2026 Seraphim News 5 mnt baca
🟠 MASSIVE DATA SCRAPING LEAK

Seorang threat actor dengan nama “kkkreoifezrg” membagikan dugaan kebocoran database berisi sekitar 17 juta data Instagram hasil scraping di sebuah forum hacker pada 12 Mei 2026.

Menurut postingan tersebut, dataset diduga diperoleh melalui penyalahgunaan API Instagram dan berisi berbagai informasi akun publik yang telah dikumpulkan secara massal. Instagram Leak

Informasi yang Diduga Bocor

Dataset tersebut dilaporkan berisi:

  • Username Instagram
  • Nama tampilan akun
  • ID akun Instagram
  • Alamat email
  • Nomor telepon
  • Informasi lokasi/geolocation
  • Deskripsi toko atau bisnis

Threat actor mengklaim sekitar 6,2 juta data memiliki alamat email terkait, sementara sebagian lainnya juga menyertakan nomor telepon pengguna.

Bukti Postingan di Terminal

root@breach:~# cat leak_sample.txt

{"u":"pookkiemikipipo","e":"p***[email protected]","t":"+66********","id":"23257843","a":"Bangkok, Thailand"}

{"u":"jastipbysnow","e":"j************[email protected]","t":"+62***********","id":"9791746019"}

{"u":"skylarr.martin","e":"m********@yahoo.com","id":"189902746"}

[INFO] Total records : 17,000,000+
[INFO] Emails found : 6,200,000+
[INFO] Source        : Alleged Instagram API Scraping

Analisis Ancaman

Walaupun sebagian besar data tampaknya berasal dari informasi publik Instagram, pengumpulan jutaan profil ke dalam satu database terstruktur tetap menimbulkan risiko keamanan dan privasi yang signifikan.

Potensi penyalahgunaan meliputi:

  • Phishing
  • Credential stuffing
  • Social engineering
  • Spam massal
  • Profiling pengguna
  • Penyalahgunaan data lokasi

Kasus scraping berskala besar seperti ini menjadi ancaman serius karena data dapat diperjualbelikan dan disebarkan kembali di berbagai forum underground.

Attribution

  • Threat Actor: kkkreoifezrg
  • Tanggal Diposting: 12 Mei 2026
  • Sumber: Forum hacking/breach underground

Rekomendasi

Pengguna disarankan untuk:

  1. Menghapus informasi pribadi yang tidak perlu dari profil publik.
  2. Mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
  3. Menghindari penggunaan password yang sama di banyak layanan.
  4. Waspada terhadap email dan pesan phishing.
  5. Memantau aktivitas login mencurigakan pada akun.

Disclaimer

Artikel ini dibuat hanya untuk tujuan edukasi, awareness, dan pelaporan keamanan siber. Website ini tidak menyimpan, membagikan, ataupun menyediakan file database bocor maupun tautan unduhan apa pun.

Powered by Seraphim Engine